Butuh mesin waktu, ingin kembali ke masa lalu...
Enam tahun lalu, saat kutinggalkan jejak-jejak kaki di atas tumpukan abu...
Jejak berdebu telah mengotori kaki tak bersepatu...
Jejak berdebu nodai hati dengan seribu tabu...
Beri aku kunci, izinkan aku kembali...
Beri aku 30 hari, kuperbaiki 30 tahun nanti...
Kan kuhapus tiap jejak kaki dengan tetesan madu...
Kan kubasuh hati yang penuh debu dengan gumpalan salju...
Tak baik memang terpaku, tetapi aku tetap terpaku...
Yang bijak akan mengubur masa lalu, tapi aku menggali penyesalanku...
Hatiku tertutup debu, debu yang mulai membatu...
Otakku semakin beku, adakah pertanda ragaku akan kaku...?
Hujan ini tak segera berhenti, pelangi tak akan cepat kembali...
Awan sembunyikan matahari, lambangkan suci terkurung di balik benci...
Jejak berdebu masih disitu, masih tinggalkan warna kelabu...
Jejak berdebu memburu waktu, akankah jejak baru mampu membunuh hantu...?
Tidak ada komentar:
Posting Komentar