Jumat, 17 April 2015

Pelita Malaikat Cinta


Sekuntum bunga datang membawa cinta...
Tanamkan rasa taburkan ceria...
Sekuntum bunga tebarkan pesona sejuta warna...
Semerbak harumnya melebihi harum kayu pohon cendana...

Aku tertawa aku bahagia aku penuh dengan cinta...
Kulupakan luka kulepaskan duka tak lagi ada putus asa...
Hidupku berubah sedari pertama jarimu bicara...
Semua berbeda sejak merdu suaramu melantunkan nada...

Gila, aku mencintaimu seperti orang gila tak berlogika...
Satu rasa yang tak pernah kurasa sebelumnya...
Hanya kamu hanya bayangmu menari-nari di dalam kepala...
Hanya kamu hanya senyummu tak henti-henti menggoda...


Kamu yang membawa cinta...
Kamu yang taburkan ceria...
Kamu yang tebarkan pesona...
Kamu yang memberi warna...
Kamu yang membuatku tertawa...
Kamu yang ciptakan bahagia...
Kamu yang membuatku tergila-gila...
Kamu yang menari dalam kepala...
Kamu yang selalu menggoda...



Kamu...malaikat cinta dalam rupa wanita cantik berjiwa sederhana...
Kamu...lilin kecilku yang berjalan menjinjing pelita, menuntun aku yang buta di tengah gelapnya dunia...


Tidak ada komentar:

Posting Komentar