Jatuh bangun keyakinanku seperti anak kecil yang baru belajar berjalan...
Hilang timbul percayaku seperti lumba-lumba di laut teluk kiluan...
Seperti lampu yang redup kala malam tak berbulan...
Seperti katak yang hanya diam menanti turunnya hujan...
Aku merenung di depan kesusahan, bertapa di samping kesesakan...
Tak ada tenang di tengah kegelapan, tak ada damai di bawah pekat pikiran...
Hanya aku dan diriku berhadapan, aku hanya sendirian...
Aku rasakan satu kehilangan, aku rasakan satu kekosongan...
Ah.., perlu bagiku dibenamkan hingga ke dasar tergelap lautan...
Perlu bagiku direndahkan sampai aku tak lagi bisa direndahkan...
Biar kusadari tak ada uluran tangan yang lebih setia dari tangan TUHAN...
Biar kutanggalkan semua atribut keangkuhan yang melekat di sekujur badan...
Bersyukur saat datang kesukaan, apakah itu menakjubkan...?
Bertahan dalam badai kebahagiaan, apakah itu mengagumkan...?
Tak ada pahlawan yang disebut pahlawan jika lari dari medan pertempuran...
Tak ada keberanian melebihi keberanian para pembela kebenaran yang berdiri kokoh di garis terdepan...
Ujian adalah pelajaran, kesulitan adalah pembentukan...
Hanya kekuatan dari DIA yang akan memampukan aku bertahan...
Hanya kesabaran dari DIA yang akan mampu meneguhkan pijakan...
Semoga TUHAN bermurah hati mengaruniakan iman yang bercermin pada ketulusan dan kerelaan...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar